Menu
SAJIAN ISI

Harga Beras Turun Pada Awal Februari Featured

Harga Beras Turun Pada Awal Februari

Di luar dugaan, pada  awal bulan Februari 2016 terjadi penurunan harga beras secara tiba-tiba. Beras medium dari Rp 9.400 turun sampai kisaran Rp 8.200-8.500 per kg. Anjloknya harga ini membuat beberapa pedagang beras enggan stok beras terlalu banyak.

Musim paceklik baru berakhir, namun di tujuh sentra pasar beras terjadi pemasukan beras besar-besaran. Di antaranya di Pasar Induk Beras Cipinang, Pasar Tanah Tinggi Tangerang, Pasar Johar Karawang, Caringin Bandung, Dargo Semarang, Bringharjo Yogyakarta dan Pasar Lamongan Surabaya. Hal tersebut, tak pelak berdampak terhadap turunnya harga beras secara tiba-tiba.

Kejadian ini dibenarkan oleh Kepala Pusat Data dan Informasi, Kementerian Pertanian, Suwandi. Dia mengatakan, “Harga beras turun secara tiba-tiba ini, di luar dugaan dan merupakan kejadian irasional sehingga perlu ditelusuri lebih lanjut. Hal yang mengejutkan adalah baru berakhir musim paceklik, namun di tujuh sentra pasar beras, terjadi pemasukan beras secara besar-besaran.”

Hal senada juga dikatakan oleh Indra, seorang pedagang beras di Pasar Induk Tanah Tinggi, Tangerang. “Harga turun sejak awal bulan ini karena pasokan melimpah setelah musim panen di Jawa Tengah. Kalau Jawa Barat belum, nanti bulan tiga diperkirakan akan mulai panen,” ujarnya

Jadi, meski di beberapa wilayah Jawa Barat dan Banten masih paceklik, namun penggilingan padi rata-rata sudah mengambil gabah dari Jawa Tengah, sehingga paceklik di Jawa Barat dan Banten tidak berpengaruh.

Sejumlah pedagang membenarkan bahwa pasokan beras dapat diperoleh dengan mudah dari sejumlah penggilingan. Di antaranya penggilingan padi LS Karawang, Solo, Demak dan Bekasi. "Saat ini gampang dapat beras, mau butuh berapa pun tersedia, asal ada modal," jelas Idan, salah satu pedagang beras di Pasar Cibitung.

Melimpahnya pasokan beras yang membanjiri pasar-pasar ini membuat harga beras tidak stabil. Bulan lalu, beras medium yang harganya masih di kisaran Rp 9.400 sekarang turun menjadi Rp 8200 per kg.  

Harga beras ini tampaknya masih akan turun menjelang panen raya di Jawa Barat bulan Maret nanti. Malah, Indra menambahkan, dirinya pada hari Selasa lalu (9/2) ditawari beras seharga Rp 7.500 oleh petani Jawa Tengah yang biasanya nanti dijual di pasaran seharga Rp 7600-7700 per kg.

Namun kabar gembiranya, stok beras untuk tahun 2016 diperkirakan aman tanpa gejolak, tak seperti tahun sebelumnya. Menurut Suwandi, stok beras naik 100% pada 7 pasar sentra beras yang tadi disebutkan. Misalnya stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), pada tanggal 9 Februari 2016 sebanyak 52.383 ton, naik dua kali lipat dibandingkan periode yang sama Februari 2015 hanya 29.458 ton. *** NM

Tinggalkan Pesan Anda

Kolom yang bertanda bintang wajib diisi.

KEMBALI KE ATAS
Info for bonus Review William Hill here.

iklan anda

Kanal Terkait

Departemen

Telusuri Kami

logo bawah

Alamat Redaksi & Usaha:
Gedung Graha BUN.
Jln Ciputat Raya No.7
Pondok Pinang, Jakarta Selatan
Telp.(021) 75916652 - 53
E-mail: majalah_hortus@yahoo.co.id