Menu
SAJIAN ISI

Pelantikan Pengurus Pusat Peragi 2016-2019

Pelantikan Pengurus Pusat Peragi 2016-2019

Setelah terpilih secara aklamasi, Muhammad Syakir, Formatur sekaligus Ketua Umum Peragi (Perhimpunan Agronomi Indonesia) masa bakti 2016-2019, melantik sebanyak 126 pengurus pusat Peragi pada Jumat (24 Juni 2016) di Bogor. Para pengurus tersebut terdiri dari berbagai bidang profesi agronomi lintas institusi, yang telah dipilih dan diamanahkan untuk mengemban tugas keorganisasian berdasarkan bidang kepakaran masing-masing.

Sehingga besar harapannya 4 tahun ke depan, organisasi profesi yang kini telah memiliki 5.000 anggota di seluruh Indonesia tersebut, dapat berperan lebih luas dalam meningkatkan daya saing pertanian di Indonesia, baik untuk meningkatkan taraf hidup petani ataupun masyarakat Indonesia pada umumnya.

Sebab,  menurut Syakir, tantangan pembangunan pertanian ke depan, tidak hanya soal produksi dan produktivitas. Tapi perlu juga diingat bahwa peningkatan jumlah penduduk jika tidak dibarengi dengan ketersedian bahan pangan akan berujung pada krisis sosial dan stabilitas. Ini yang perlu dicarikan solusi.

Jadi, untuk mengantisipasi situasi tersebut diperlukan langkah-langkah konkret dan terobosan cepat. “Terobosan-terobosan itu penting terutama untuk meningkatkan produksi pangan melalui peningkatan dan pengembanagan inovasi teknologi pertanian dengan berbagai dimensinya,” kata Syakir.

Untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhkan kerjasama para pihak. Salah satunya, Peragi bermitra dengan Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian berkomitmen mewujudkan terobosan dan langkah konkret tersebut.

Upaya kerjasama tertuang dalam akta kesepahaman kerjasama atau  MoU yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Balitbangtan Kementerian Pertanian dan Ketua II Peragi. Syakir berharap, melalui Mou tersebut diharapkan mampu menjawab tantangan pembangunan pertanian ke depan terutama dalam bidang riset.

Pada kesempatan yang sama, usai prosesi pelantikan dan penandatanganan Mou antara Peragi dan Balitbangtan Kementerian Pertanian, acara dilanjutkan dengan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diikuti seluruh pengurus pusat Peragi. Selama FGD tersebut,  didiskusikan beberapa hal penting mengenai kelanjutan kinerja Peragi dan perannya.

Pertama, mengidentifikasikan permasalahan utama produksi pangan. Kedua, memberikan alternatif solusi dan langkah konkret terhadap masalah pangan dan kendala produksinya. Ketiga,  mengoptimalkan peran Peragi terhadap masalah pangan nasional melalui kegiatan dan program kerja yang nyata, terencana, terarah dan berkelanjutan.

“Hasil FGD ini diharapkan menjadi bahan rekomendasi terhadap kebijakan pemerintah terutama terkait masalah pangan. Selain itu, hasil FGD ini juga diharapkan menjadi bahan pemikiran dan langkah operasional terhadap program kerja Peragi selama 4 tahun ke depan,” ungkap laki-laki yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Balitbangtan Kementerian Pertanian tersebut. *** NM

Tinggalkan Pesan Anda

Kolom yang bertanda bintang wajib diisi.

KEMBALI KE ATAS
Info for bonus Review William Hill here.

iklan anda

Kanal Terkait

Departemen

Telusuri Kami

logo bawah

Alamat Redaksi & Usaha:
Gedung Graha BUN.
Jln Ciputat Raya No.7
Pondok Pinang, Jakarta Selatan
Telp.(021) 75916652 - 53
E-mail: majalah_hortus@yahoo.co.id