Menu
SAJIAN ISI

AS Naikkan Bea Masuk Biodiesel Asal Indonesia

AS Naikkan Bea Masuk Biodiesel Asal Indonesia

Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan mengenakan jenis pajak baru atau bea masuk atas produk biodiesel asal Indonesia dan Argentina mulai November 2017 mendatang. Kebijakan ini dilakukan untuk melindungi produsen minyak nabati di Negeri Paman Sam itu.

Kebijakan Negeri Paman Sam itu mendapatkan reaksi dari Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, yang menegaskan akan melayangkan keberatan ke Pemerintah AS. Namun Mendag akan mempelajari dulu kebijakan baru AS bersama para pemangku kepentingan terkait guna sebelum melayangkan protes.

Tahun lalu, Argentina dan Indonesia mengekspor biodiesel masing-masing US$1,2 miliar dan US$ 268 juta. Menurut Departemen Perdagangan AS, biodiesel impor dari Argentina disubsidi 50,3%-64,2%. Sementara biodiesel impor dari Indonesia mendapat subsidi 41-68,3%.

Adalah Departemen Perdagangan AS yang akan menerbitkan keputusan kenaikan tarif bea masuk impor biodiesel pada November mendatang. Putusan ini dapat diperpanjang dan berubah kembali sesuai dengan besaran bea masuk antisubsidi.

Ketua Umum Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi), MP Tumanggor berpendapat,  kenaikan tarif impor biodiesel di Amerika Serikat itu berpotensi menekan ekspor Indonesia.

“Penerapan bea masuk akan memberatkan produsen atau eksportir biodiesel Indonesia. Kebijakan pemerintah AS itu pada gilirannya akan mengurangi keuntungan sehingga lambat laun ekspor biodiesel ke AS akan berhenti,” tukasnya.

Sementara ini, AS mengenakan tarif bea masuk antisubsidi biodiesel produk Wilmar International Ltd sebesar 41,06 persen, PT Musim Mas mencapai 68,28 persen, dan perusahaan lain yang mengekspor ke AS sebesar 44,92 persen.

Untuk perusahaan Argentina, pemerintah AS mengenakan bea masuk antisubsidi kepada LDC Argentina SA sebesar 50,29 persen, Vicentin SAIC mencapai 64,17 persen, dan lainnya dari Argentina sebesar 57,01 persen.

Selain ke AS, ekspor biodiesel Indonesia juga menghadapi kendala di Uni Eropa. Bahkan, Uni Eropa sejak 2013 telah memberlakukan Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) terhadap biodiesel dari Indonesia. Nilai BMAD yang ditetapkan cukup besar, berkisar 8,8 persen hingga 23,3 persen atau 76,94 euro sampai 178,85 euro per ton. ***AP

Tinggalkan Pesan Anda

Kolom yang bertanda bintang wajib diisi.

KEMBALI KE ATAS
Info for bonus Review William Hill here.

iklan anda

Kanal Terkait

Departemen

Telusuri Kami

logo bawah

Alamat Redaksi & Usaha:
Gedung Graha BUN.
Jln Ciputat Raya No.7
Pondok Pinang, Jakarta Selatan
Telp.(021) 75916652 - 53
E-mail: majalah_hortus@yahoo.co.id