Menu
SAJIAN ISI

Expo Urbanscape & Greenery 2018 Ajang Inspirasi Bangun Kota Hijau

Expo Urbanscape & Greenery 2018 Ajang Inspirasi Bangun Kota Hijau

Data Perserikatan Bangsa - Bangsa (PBB) memprediksi bahwa tahun 2050, sekitar 66% dari populasi dunia akan menghuni area urban. Hal ini didorong dengan tren gaya hidup milenial yang juga lebih memilih untuk tinggal di area urban dibanding generasi sebelumnya yang menghuni area sub urban.

Dengan perubahan tren ini, area urban menjadi semakin padat dan terjadi berbagai pergeseran keseimbangan ekologi yang berdampak pada kerusakan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

"Expo Urbanscape & Greenery diharapkan dapat menjadi wadah bagi profesional industri lanskap, pembuat kebijakan, pelaku industri, akademia hingga masyarakat luas untuk berbagi informasi, saling belajar dan menginspirasi demi kehidupan urban yang lebih sehat, hijau dan berkelanjutan. Sisi pamerannya akan menonjolkan berbagai produk penghijauan, taman dan area hijau, sementara konferensi, seminar dan berbagai presentasi yang digelar bersamaan memberikan peluang belajar bagi pesertanya," kata Teddy Halim, direktur PT Media Artha Sentosa.

Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat yang diwakili Dirjen Cipta Karya,  Sri Hartoyo secara resmi membuka pameran dan konferensi industri lanskap dan penghijauan Expo Urbanscape & Greenery 2018 yang diselenggarakan untuk pertama kalinya di Indonesia ini.

Green Building Council Indonesia menjadi tuan rumah Expo Urbanscape & Greenery 2018 berkolaborasi dengan PT Media Artha Sentosa sebagai penyelenggara.  

Expo Urbanscape & Greenery 2018 menghadirkan lebih dari 60 peserta pameran, 1 konferensi utama, 3 seminar dan 5 presentasi selama 3 hari. Termasuk pula partisipasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta mengajak salah satu kabupaten yang menjadi bagian dari Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) yaitu Kabupaten Luwu Utara.

"Kita sadari bahwa komponen lanskap bukan sekadar penunjang, namun merupakan bagian utama yang mendukung penerapan konsep infrastruktur hijau dalam mewujudkan hasil pembangunan yang berkelanjutan. Penataan lanskap yang baik tidak hanya dapat memberikan nilai lebih dari sisi estetika, namun juga dapat berkontribusi terhadap pengelolaan sumber daya air, tanah dan udara bagi terciptanya keseimbangan ekosistem," kata Sri Hartoyo.  ***NM

 

Tinggalkan Pesan Anda

Kolom yang bertanda bintang wajib diisi.

KEMBALI KE ATAS
Info for bonus Review William Hill here.

iklan anda

Kanal Terkait

Departemen

Telusuri Kami

logo bawah

Alamat Redaksi & Usaha:
Gedung Graha BUN.
Jln Ciputat Raya No.7
Pondok Pinang, Jakarta Selatan
Telp.(021) 75916652 - 53
E-mail: majalah_hortus@yahoo.co.id