Menu
SAJIAN ISI

Instiper Bersama BPDP-KS Siapkan SDM Sawit yang Mumpuni

Instiper Bersama BPDP-KS Siapkan SDM Sawit yang Mumpuni

INSTIPER Yogyakarta sejak tahun 2016 telah dipercaya untuk menjalankan program Pendidikan dan Pelatihan Kelapa Sawit setara Diploma 1. Setiap tahunnya INSTIPER dipercaya oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) untuk mendidik 200 orang anak petani dan anak buruh tani kelapa sawit.

Pendidikan dan pelatihan kelapa sawit setara Diploma 1 merupakan pendidikan gratis bagi anak petani dan buruh tani kelapa sawit sebagai bentuk kepedulian BPDP-KS terhadap pendidikan anak petani dan buruh tani kelapa sawit sekaligus menjadi upaya untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni di kebun kelapa sawit.

Fasilitas yang akan didapatkan untuk penerima program beasiswa adalah bebas biaya pendidikan, tempat tinggal, biaya hidup, bahkan biaya transportasi pulang-pergi dari rumah mahasiswa ke INSTIPER Yogyakarta.

Dalam sambutannya pada acara Wisuda Dan Pembukaan Kuliah Pendidikan dan Pelatihan Kelapa Sawit Setara Diploma 1 di GRHA INSTIPER (30/10) Rektor INSTIPER, Dr.Ir. Purwadi, menyampaikan, "INSTIPER akan berusaha mewujudkan harapan Presiden Jokowi yang disampaikan dalam acara pembukaan IPOC (29/10) di Bali, supaya INSTIPER ikut berperan dalam mewujudkan pembangunan perkebunan kelapa sawit berbasis teknologi maju untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs).

Pada saat ini INSTIPER telah melakukan loncatan ke depan dalam menghadapi revolusi industri generasi 4.0 melalui transformasi New INSTIPER with Advance Technology (NIwAT). INSTIPER juga telah memanfaatkan teknologi maju untuk manajemen kepala sawit. Pada saat ini INSTIPER juga telah memiliki AIRICA yaitu pusat riset dan inovasi kecerdasan buatan di bidang agroindustri dan juga disain alat mesin perkebunan kelapa sawit seperti crane graber dan alat transportasi roda 3 serta alat deteksi kematangan buah dengan AI.

Jadi tidak mengherankan jika INSTIPER pada saat ini telah mengukuhkan posisinya sebagai perguruan tinggi swasta bidang pertanian tertua di Indonesia dengan kompetensi khusus di bidang perkebunan dan kehutanan terutama di bidang perkebunan kelapa sawit. Terimakasih juga kami ucapkan atas kepercayaan BPDP-KS yang sejak tahun 2016 telah memberikan beasiswa bagi anak petani dan buruh tani kelapa sawit untuk dididik di INSTIPER. Para wisudawan inilah yang nantinya akan mengisi kebutuhan SDM perkebunan kelapa sawit Indonesia".

Direktur Pendidikan dan Pelatihan Kelapa Sawit setara Diploma 1, Ir. Sri Gunawan, MP. dalam sambutannyamenyampaikan, "Anak-anak petani dan buruh tani kelapa sawit memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan. Pendidikan praktis di bidang perkebunan kelapa sawit. Setelah selesai pendidikan dan pelatihan ini diharapkan mahasiswa dapat bekerja di koperasi petani kelapa sawit, kebun swadaya, kebun mitra, dan industri kelapa sawit, serta menjadikader-kader petani muda dan pelaksana pembangunan di perkebunan kelapa sawit".

Pada wisuda angkatan ke-2 diwisuda sebanyak 199 orang yang berasal dari 18 provinsi di Indonesia. Windy Wigaty merupakan peraih IPK tertinggi dengan nilai IPK 3,86 yang berasal dari Sintang, Kalimantan Barat.

Para wisudawan tersebut harus segera kembali ke tempat asalnya karena sebagian dari mereka sudah diterima kerja sebagai mandor di perusahaan kelapa sawit. Sebanyak 107 orang (54%) dari total wisudawan telah diterima bekerja di perusahaan kelapa sawit. 48 orang wisudawan telah diterima bekerja di PT. Bumitama Gunajaya Agro, 32 orang sudah diterima di PT.Astra Agro Lestari, 27 orang diterima di PT. Karyamas, dan sisanya sedang menunggu hasil tes dari PT. First Resources dan PT. Tri Putra Agropersada. 31 Oktober sudah harus kembali ke tempat asal dan bekerja di perusahaan.

Pada tahun ini, INSTIPER kembali dipercaya oleh BPDP-KS untuk kembali mendidik anak petani dan buruh tani kelapa sawit angkatan ke-3. Sebanyak 200 orang mahasiswa baru yang berasal dari 20 provinsi telah sampai di Yogyakarta. Mahasiswa tersebut berasal dari Aceh sampai Papua. Pada tahun ini mahasiswa asal Riau masih menjadi penyumbang mahasiswa terbanyak yaitu sebanyak 56 orang (28%). Para mahasiswa baru tersebut telah mendapatkan pelatihan kedisiplinan dari Paskhas TNI AU untuk selanjutnya dididik di INSTIPER.

Kurikulum pendidikan di Pendidikan dan Pelatihan Kelapa Sawit setara Diploma 1 INSTIPER Yogyakarta telah disesuaikan dengan kebutuhan kebun kelapa sawit. Pembelajaran yang diberikan untuk mahasiswa juga disesuaikan dengan materi yang diterima mahasiswa S1 namun waktunya dipadatkan. Kurikulum blok dipilih dan disesuaikan dengan semua pekerjaan di kebun seperti blok persiapan lahan, blok pembibitan, blok penanaman, blok panen, dan sebagainya. Beladiri pencak silat juga menjadi mata kuliah wajib untuk mahasiswa D1 sebagai bekal pertahanan diri saat bekerja kelak. Mahasiswa D1 juga harus mengikuti kegiatan Praktek Lapangan dan Magang di perusahaan. Dengan demikian mahasiswa D1 akan benar-benar siap bekerja saat lulus. Peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kebun diasah selama 1 tahun dengan didampingi oleh tenaga pengajar dan praktisi di bidang perkebunan kelapa sawit.

Tinggalkan Pesan Anda

Kolom yang bertanda bintang wajib diisi.

KEMBALI KE ATAS
Info for bonus Review William Hill here.

iklan anda

Kanal Terkait

Departemen

Telusuri Kami

logo bawah

Alamat Redaksi & Usaha:
Gedung Graha BUN.
Jln Ciputat Raya No.7
Pondok Pinang, Jakarta Selatan
Telp.(021) 75916652 - 53
E-mail: majalah_hortus@yahoo.co.id