Menu
SAJIAN ISI

Dirut Astra Agro: Dari Pada B50, CPO akan Lebih Strategis Untuk Pembangkit Listrik

Dirut Astra Agro: Dari Pada B50, CPO akan Lebih Strategis Untuk Pembangkit Listrik
Bandung, - Selain batu bara, sawit salah satu dari dua industri yg bisa bersaing di tingkat global dan sangat membantu ekonomi nasional. Selama ini meski melihat betapa kerasnya Eropa menyerang sawit tapi data menunjukkan mereka tetap tinggi konsumsi, karena memang tidak ada yang lebih efesien dan produktif dibanding minyak sawit nabati.
 
Menurut Santosa, Direktur Utama PT Astra Agro Lestari, tantangan Industri sawit ke depan adalah Indonesia harus punya pasar untuk produk sawit. Jika pasar internasional banyak hambatan maka mau tidak mau harus membuka pasar dalam negeri, dan energi adalah salah satu alternatif. Seperti program B20 pada otomotif yang diwajibkan oleh pemerintah.
 
“Secara strategis kebijakan yang diambil memang harus kesana tapi sebenarnya selama B20 saja diterapkan dengan baik asal konsisten maka itu sudah sangat membantu, karena itu total sekitar  6 juta. Kapasitas biodiesel plan estimasi saya untuk di Indonesia sih baru akan terpakai 70 persen CPO yang terpakai jika B20 nanti sudah 100 persen berjalan. Saya dengar bulan ini sudah di atas 80%,” kata Santosa. 
 
Saat ini PT Astra juga memliki market share yang cukup besar di otomotif sekitar 40-45 persen. Menurut Santosa, untuk menuju B30 dan seterusnya perlu dikaji terlebih dahulu kesiapan pada industry otomotif. Apalagi saat ini yang lebih menjadi concern tantangan industry otomotif adalah untuk mengantisipasi perubahan teknologi berbasis listrik. Sehingga arah penelitian yang mereka lakukan lebih untuk riset baterai bukan biodisel
 
“Jadi kepentingan mreka sekarang untuk mengantisipasi perubahan teknologi otomotif berbasis listrik. Jadi kepentingannya berbeda dengan kita. Dengan tantangan itu mereka lebih baik riset baterai,” ujar Santosa. 
 
Karena itu, untuk keberlanjutan  industry kelapa sawit maka diperlukan alternative lain agar sejalan dengan kebutuhan industry otomotif dunia. Salah satunya dengan menggunakan CPO sebagai pembangkit listrik. 
 
“Makanya saya juga tadi bilang saat ini B20 saja konsisten itu sudah bagus, ke depan lebih baik kita langsung masuk ke sumber energi apakah ke PLN, toh kalau mobil listrik kan tetap mesti perlu dicolok. kalau begitu (CPO ) masuk ke pembangkit listrik yang lebih besar akan lebih strategis,” ujarnya.

Tinggalkan Pesan Anda

Kolom yang bertanda bintang wajib diisi.

KEMBALI KE ATAS
Info for bonus Review William Hill here.

iklan anda

Kanal Terkait

Departemen

Telusuri Kami

logo bawah

Alamat Redaksi & Usaha:
Gedung Graha BUN.
Jln Ciputat Raya No.7
Pondok Pinang, Jakarta Selatan
Telp.(021) 75916652 - 53
E-mail: majalah_hortus@yahoo.co.id