Menu
SAJIAN ISI

Pabrik Gula PT Kebun Tebu Mas Siap Beroperasi

Ilustrasi: Pabrik pengolahan gula Ilustrasi: Pabrik pengolahan gula

Pabrik Gula (PG) Kebun Tebu Mas (KTM) yang berlokasi di Lamongan, Jawa Timur dengan investasi US$ 350 juta siap beroperasi tahun ini. Dengan konsep PG terpadu didukung teknologi paling modern yang memiliki efisiensi tingkat tinggi dan ramah lingkungan diharapkan pabrik ini bisa dijadikan patron industri pergulaan nasional.

Direktur Operasional PT KTM, Agus Susanto mengatakan, pabrik kedua yang dikelolanya ini merupakan pabrik berbasis tebu dengan kapasitas giling sebesar 12 ribu ton cane per day (TCD). Namun kedepan peningkatan kapasitas giling bisa mencapai 25 ribu TCD.

"Kami sudah memiliki pabrik pertama di Lampung. Rencananya pabrik yang baru ini siap beroperasi pada pertengahan 2015 ini. Tahap awal mungkin 10 ribu TCD dulu yang digiling," ujarnya di Surabaya, baru-baru ini.

Pabrik dengan investasi senilai US$ 350 juta ini akan memproduksi tiga jenis gula, yaitu raw sugar dengan porsi 30% dari kapasitas produksi, gula kristal putih (GKP) sebesar 40% dan gula kristal rafinasi untuk formula bayi dan farmasi sebesar 30%.

Bahan baku berupa tebu berasal dari dalam negeri dengan total area perkebunan tebu mencapai 15.000 hektar (ha) melalui berbagai skema seperti dari lahan inti seluas 100,6 ha, lahan tani Kredit Ketahanan Pangan dan Energi dengan skema kemitraan seluas 1.100 ha dan lahan tani mandiri seluas 14.000 ha.

"Bahan bakunya dari lokal, kerja sama dengan pabrik gula di sini. Itu dari berbagai daerah seperti Tuban, Lamongan, dan Bojonegoro. Nanti juga dimungkinkan kami ambil dari Blitar dan Kediri," jelas dia.

Rendemen tebu yang diolah di pabrik ini diharapkan bisa mencapai 8-10%. Selain untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri, produksi gula pabrik tersebut rencananya juga akan diekspor ke Jepang. Pabrik gula ini juga diharapkan mampu menyerap 500 tenaga kerja lokal.

"Berapa jumlah persisnya nanti kita lihat kebutuhan di dalam negeri. Ini pabrik berbasis tebu pertama yang memproduksi raw sugar di Indonesia. Jadi tujuan utama kami mengurangi ketergantungan kita pada impor raw sugar," tandasnya.

Agus berharap dengan berdirinya pabrik gula di Lamongan,Jawa Timur itu, setidaknya KTM mampu memangkas ketergantungan gula impor yang pada tahun ini tercatat sebanyak 2,8 juta ton.

Dari total investasi yang dikucurkan, lanjut dia, sebagian besar digunakan untuk membeli lahan dan permesinan. Untuk mesin, KTM mengimpor dari berbagai negara, khususnya Amerika, Jepang, dan Jerman.

Agus mengaku ada kendala untuk menggenjot volume produksi gula di Indonesia. Pasalnya, pembangunan pabrik selalu tersendat penyediaan lahan. Secara rata-rata, tiap pabrik membutuhkan minimal 10.000 ha. “Namun untuk pembebasan lahan, selalu berlarut-larut,” katanya.

1 comment

  • pratama
    pratama Friday, 31 July 2015 10:32 Comment Link

    Bagaimana cara setor tebu ke ktm. Dan ke siapa. Saya petani tebu dgn lahan 10 ha

Tinggalkan Pesan Anda

Kolom yang bertanda bintang wajib diisi.

KEMBALI KE ATAS
Info for bonus Review William Hill here.

iklan anda

Kanal Terkait

Departemen

Telusuri Kami

logo bawah

Alamat Redaksi & Usaha:
Gedung Graha BUN.
Jln Ciputat Raya No.7
Pondok Pinang, Jakarta Selatan
Telp.(021) 75916652 - 53
E-mail: majalah_hortus@yahoo.co.id