Menu
SAJIAN ISI

Yusni Emilia Harahap: Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (P2HP), Kementerian Pertanian

Yusni Emilia Harahap: Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (P2HP), Kementerian Pertanian

Hadapi MEA, Daya Saing Produk Harus Diperbaiki

Salah satu pilar utama untuk peningkatan pendapatan petani adalah peningkatan nilai tambah dan daya saing produk pertanian. Karena itu, program-program terobosan untuk mengembangkan usaha-usaha industri pengolahan dan akselerasi pemasaran, baik pasar domestik maupun ekspor menjadi sebuah keniscayaan.

Untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan memudahkan dalam pembinaan, petani harus bersatu dengan membentuk kelompok tani (poktan) dan gabungan kelompok tani (gapoktan). Dengan begitu dalam setiap unit usaha, petani bisa menjadi pemiliknya. "Untuk itu perlu peningkatan SDM pertanian. Untuk mempercepat peningkatan SDM, kita coba tarik sarjana-sarjana sebagai site manager atau manajer usaha, untuk transfer pengetahuan dan teknologi kepada petani. Memang tidak mudah tapi harus kita coba," kata Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (P2HP), Kementerian Pertanian, Yusni Emilia Harahap.

Apalagi, tambah Emilia, Indonesia memiliki keunggulan soal resources lebih besar dibandingkan negara lain. Namun masih kalah bersaing dibandingkan dengan negara lain, Thailand misalnya. Agar bisa bersaing, perlu dilakukan beberapa hal. Pertama, kenali dahulu potensi yang ada di daerah tersebut. Kedua, pemetaan terhadap potensi dan kendala yang selama ini kerap menghambat pengembangannya. Ketiga, rencanakan pembinaan sesuai dengan potensi yang ada, sehingga kesinambungan dukungan lebih maksimal.

Selain itu, program yang disusun tidak hanya parsial, tetapi program harus skala yang lebih masif sehingga berdampak nyata secara nasional. Untuk itu, perlu diselengararakan gerakan dengan melibatkan asosiasi, pelaku usaha, pemerintah daerah, instansi terkait secara berkelanjutan. "Upaya-upaya peningkatan kualitas panen, pasca panen dan menekan kehilangan hasil harus tetap didorong seiring dengan pengembangan mekanisasi pertanian," kata Emilia.

Selengkapnya baca di Majalah Hortus Archipelago Edisi April 2015. Dapat diperoleh di toko buku Gramedia dan Gunung Agung terdekat.

Tinggalkan Pesan Anda

Kolom yang bertanda bintang wajib diisi.

KEMBALI KE ATAS
Info for bonus Review William Hill here.

iklan anda

Kanal Terkait

Departemen

Telusuri Kami

logo bawah

Alamat Redaksi & Usaha:
Gedung Graha BUN.
Jln Ciputat Raya No.7
Pondok Pinang, Jakarta Selatan
Telp.(021) 75916652 - 53
E-mail: majalah_hortus@yahoo.co.id