Menu
SAJIAN ISI

2017, Prospek Komoditas Perkebunan Menjanjikan

hortus edisi januari 2017Prospek harga komoditas pertanian, termasuk perkebunan tahun 2017 ini diprediksi cukup menjanjikan. Hal ini sejalan dengan mulai membaiknya kondisi ekonomi global. Komoditas sawit diprediksi bakal kian membaik harganya. Tak sedikit kalangan praktisi dan pengamat perekonomian yang memprediksikan bahwa kondisi pertanian Indonesia tahun 2017 ini akan lebih baik bila dibandingkan tahun 2016. Kondisi yang cukup menjanjikan itu sebagai dampak membaiknya perekonomian global.

Paling tidak, dalam beberapa bulan terakhir ini sudah terlihat tanda-tanda kebangkitan ekonomi global. "Menurut para ahli pertumbuhan ekonomi dunia, dan saya sependapat, sudah naik lagi walaupun bukan puncaknya. Mereka berharap tahun 2017 bisa keluar dari kesulitan," kata Prof. Dr. Bungaran Saragih.

Berbicara dalam seminar "Agrina Agribusiness Outlook 2017: Tantangan dan Peluang Agribisnis 2017" di Jakarta, medio Desember 2016 kemarin, Menteri Pertanian era Presiden Megawati Soekarnoputri ini menjelaskan, tahun 2017 merupakan tahun kebangkitan ekonomi dunia, dan tanda-tanda tersebut terlihat dari naiknya harga-harga komoditas termasuk komoditi pertanian. Meskipun belum besar, namun trennya meningkat.

"'Prospeknya, 2017 secara global akan lebih baik untuk progres," ujarnya meyakinkan. Dia menambahkan,  Trump Effect juga akan memberikan pengaruh terhadap sektor pertanian Indonesia.Trump menilai perdagangan bebas atau free trade merugikan Amerika.

Dengan Trump Effect, lanjut Bungaran, Presiden AS Donal Trump akan megutamakan kepentingan negerinya karena nasionalis. Ini akan menimbulkan kepercayaan atau prospek baru untuk bisnis.

"Investasi yang mengalir dari Amerika akan kembali ke Amerika, dan ini akan berpengaruh bagi Indonesia," katanya.

Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) itu menambahkan, tanda-tanda Trump Effect yakni tekanan terhadap mata uang rupiah. Bila nilai tukar dolar AS menguat, nilai rupiah melemah, bagi  sebagian kalangan hal ini merupakan penderitaan. Tapi, tidak buat petani yang justru menyenangkan.

"Artinya, impor akan lebih sulit masuk ke Indonesia sedangkan ekspor mudah masuk ke AS. Makanya tidak akan susah mencegah impor masuk. Buat pertanian ini akan baik, impor sulit, harga pertanian tinggi dan petani untung," paparnya.

Selengkapnya baca di Majalah HORTUS Archipelago Edisi Januari 2017. Dapat diperoleh di toko Buku Gramedia dan Gunung Agung terdekat.

Tinggalkan Pesan Anda

Kolom yang bertanda bintang wajib diisi.

KEMBALI KE ATAS
Info for bonus Review William Hill here.

iklan anda

Kanal Terkait

Departemen

Telusuri Kami

logo bawah

Alamat Redaksi & Usaha:
Gedung Graha BUN.
Jln Ciputat Raya No.7
Pondok Pinang, Jakarta Selatan
Telp.(021) 75916652 - 53
E-mail: majalah_hortus@yahoo.co.id