Menu
SAJIAN ISI

FGD: Sejumlah Klausul Dalam PP 71/2014 yang Perlu Diubah

FGD: Sejumlah Klausul Dalam PP 71/2014 yang Perlu Diubah

Pemerintah telah menerbitkan PP 71/2014, tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut sebagai upaya melestarikan fungsi ekosistem gambut dan mencegah terjadinya kerusakan ekosistem gambut. Namun, sebagian pemangku kepentingan menilai, terdapat beberapa substansi yang kurang tepat dan sulit diimplementasikan.

PP tersebut menekankan pentingnya gambut untuk memelihara kelestarian sumberdaya alam hayati serta keseimbangan ekosistemnya, sehingga dapat lebih mendukung dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mutu kehidupan manusia.

Namun, beberapa pemangku kepentingan menilai, terdapat beberapa substansi pengaturan yang kurang tepat dan sulit untuk diimplementasikan. Untuk itu Himpunan Gambut Indonesia (HGI) bekerja sama dengan Forum Pengembangan Perkebunan Strategis Berkelanjutan (FP2SB) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan judul “Rekonsiliasi Pemahaman dan Strategi untuk Review dan Implementasi PP 71/2014 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut” pada awal Februari 2015 di IPB International Convention Center-Bogor.

Rekomendasi dalam FGD yang mengemuka adalah PP Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut tersebut berpotensi menimbulkan permasalahan ke depan dan berdampak besar bagi pelaku usaha hutan tanaman, perkebunan dan pertanian rakyat di lahan gambut.

Dr Ermanto Fahamsyah, Sekjen FP2SB berpendapat, substansi pengaturan berpotensi menimbulkan multi-interpretasi di lapangan dan menimbulkan konsekuensi hukum bagi pelaku usaha. Menurut Ermanto, beberapa ketentuan itu antara lain; Pertama, ketentuan Pasal 9 ayat (3) yang mengatur bahwa menteri wajib menetapkan fungsi lindung ekosistem gambut paling sedikit 30% dari seluruh luas kesatuan hidrologis gambut serta terletak pada puncak kubah gambut dan sekitarnya”.

Kedua, ketentuan Pasal 9 ayat (4) yang mengatur dalam hal di luar 30% dari seluruh luas kesatuan hidrologis gambut sebagaimana dimaksud pada ayat (3) masih terdapat di antaranya pada ayat 4a: Gambut dengan ketebalan 3 meter atau lebih ditetapkan sebagai fungsi lindung ekosistem gambut.

Selengkapnya baca di Majalah HORTUS Archipelago edisi Maret 2015. Dapat diperoleh di toko buku Gramedia dan Gunung Agung terdekat.

Tinggalkan Pesan Anda

Kolom yang bertanda bintang wajib diisi.

KEMBALI KE ATAS
Info for bonus Review William Hill here.

iklan anda

Kanal Terkait

Departemen

Telusuri Kami

logo bawah

Alamat Redaksi & Usaha:
Gedung Graha BUN.
Jln Ciputat Raya No.7
Pondok Pinang, Jakarta Selatan
Telp.(021) 75916652 - 53
E-mail: majalah_hortus@yahoo.co.id