Menu
SAJIAN ISI

Pasar Global Minyak Nabati Masih Suram

majalah hortus archipelago edisi maret 2015

Awal tahun ini, awan kelabu masih menyelimuti pasar nabati dunia. Hal ini terungkap dalam laporan FAO, yang menyebutkan pada awal 2015 ini merupakan masa suram bagi pasar minyak nabati dunia. Hal ini ditandai dengan turunnya harga minyak nabati dunia, mulai dari minyak biji-bijian hingga minyak sayur. Penurunan ini terendah, sejak Oktober 2009. Jatuhnya harga minyak nabati dunia disebabkan rendahnya permintaan pasar global, pengurangan pasokan ke pasar biodiesel, rendahnya harga minyak mentah dunia dan melimpahnya stok minyak nabati di negara-negara produsen.

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mencatat, anjloknya harga minyak nabati berimbas pada harga CPO (crude palm oil) di pasar global yang juga terus tergerus. Hal ini dikarenakan, produsen CPO tidak mampu meningkatkan permintaan CPO di pasar global.

Menurut Direktur Eksekutif Gapki, M Fadhil Hasan, volume ekspor CPO dan turunannya asal Indonesia pada Januari ini menurun 8% dibandingkan dengan ekspor Desember tahun lalu atau dari 1,97 juta ton pada Desember 2014 turun menjadi 1,8 juta ton pada Januari 2015. "Jika dibandingkan secara year-on-year, kinerja ekspor CPO dan turunannya mengalami kenaikan sekitar 240.000 ton atau 15% pada Januari 2015 dibandingkan dengan Januari 2014 yaitu sebesar 1,57 juta ton," kata Fadhil di Jakarta, baru-baru ini.

Fadhil menambahkan, hampir semua pasar utama ekspor Indonesia mengurangi permintaannya pada awal tahun ini. Khususnya volume ekspor ke Tiongkok dan India mengalami penurunan yang signifikan. Volume ekspor CPO dan turunannya ke Tiongkok tercatat turun 40% dari 328,45 ribu ton pada Desember 2014 menjadi 196.840 ton pada Januari 2015. Disusul India yang membukukan penurunan 39,7% dibandingkan bulan lalu atau dari 494.720 ton pada Desember 2014 menjadi 298.270 ton di Januari 2014.

Penurunan volume ekspor CPO asal Indonesia, juga dibukukan Amerika Serikat 15%, negara-negara Afrika 8%, Uni Eropa 3,6% dibandingkan dengan volume ekspor bulan lalu.

Selengkapnya baca di majalah HORTUS Archipelago edisi Maret 2015. Dapat diperoleh di toko buku Gramedia dan Gunung Agung terdekat.

Tinggalkan Pesan Anda

Kolom yang bertanda bintang wajib diisi.

KEMBALI KE ATAS
Info for bonus Review William Hill here.

iklan anda

Kanal Terkait

Departemen

Telusuri Kami

logo bawah

Alamat Redaksi & Usaha:
Gedung Graha BUN.
Jln Ciputat Raya No.7
Pondok Pinang, Jakarta Selatan
Telp.(021) 75916652 - 53
E-mail: majalah_hortus@yahoo.co.id