Menu
SAJIAN ISI

Pemberlakuan B30 Agar Dikaji Ulang

Pemberlakuan B30 Agar Dikaji Ulang

Sejauh ini penerapan kewajiban minimal pemanfaatan biodiesel sebesar 20% (B20) tidak bisa dilaksanakan sepenuhnya oleh pemerintah dan badan usaha terkait. Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Syamsir Abduh mengatakan,  penerapan B20 untuk sektor otomotif atau mobil penumpang relatif tidak mengalami banyak kendala. Namun, pemanfaatan B20 untuk alat-alat berat banyak mengalami kendala.

Penggunaan B20 dalam kendaraan alat-alat berat membuat biaya perawatan menjadi membengkak karena harus mengganti komponen mesin lebih sering. Bahkan sektor alutsista dan lokomotif pun telah mengajukan keberatan untuk menerapkan kebijakan B20.

Menyikapi hal itu, DEN pun mengusulkan agar penerapan B30 pada 2030 ditunda. "Kemudian B30 pada tahun 2020 agar diusulkan ditunda sebelum dikaji lagi. Sebelum B30 diterapkan perlu ada SOP melalui Standar Nasional Indonesia atau yang lain yang harus diikuti," ungkap Syamsir, belum lama ini, di Jakarta.

Anggota DEN lainnya, Sony Keraf menambahkan, kajian ini nantinya akan melibatkan pelaku sektor otomotif agar ada persiapan dari sisi mesin kendaraan. Juga melibatkan Kementerian Keuangan untuk bisa memberikan masukan untuk kebijakan fiskal, dan juga melibatkan Kementerian Perhubungan, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Kementerian ESDM telah menerbitkan Peraturan Menteri No. 12 Tahun 2015 yang di dalamnya mengatur mengenai tahapan kewajiban minimal pemanfaatan biodiesel sebagai campuran bahan bakar minyak. Untuk usaha mikro, perikanan, pertanian, transportasi, transportasi Non PSO, pelayanan umum, industri, dan komersial diwajibkan penerapan B15 pada April 2015, B20 pada Januari 2016, dan B30 pada Januari 2020. Untuk sektor pembangkit listrik diwajibkan telah menerapkan B25 pada April 2015. Sementara itu untuk penerapan B30 diwajibkan sudah dimulai pada Januari 2016. ***AP

Tinggalkan Pesan Anda

Kolom yang bertanda bintang wajib diisi.

KEMBALI KE ATAS
Info for bonus Review William Hill here.

iklan anda

Kanal Terkait

Departemen

Telusuri Kami

logo bawah

Alamat Redaksi & Usaha:
Gedung Graha BUN.
Jln Ciputat Raya No.7
Pondok Pinang, Jakarta Selatan
Telp.(021) 75916652 - 53
E-mail: majalah_hortus@yahoo.co.id