Menu
SAJIAN ISI

Ketua Umum Gapki,Joko Supriyono: Agar Sawit Indonesia Kian Berkibar di Mancanegara

hortus edisi februari 2018Untuk mempertahankan kepemimpinan Indonesia di pasar sawit dunia, keterlibatan pemerintah dalam memperluas pasar dan membangun kerjasama dengan negara lain termasuk menciptakan pasar baru, mutlak diperlukan. Pasalnya, negara-negara tujuan ekspor makin protektif pasar dalam negerinya.

Jujur harus diakui bahwa dalam tiga tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo telah membawa angin segar bagi industri kelapa sawit nasional. Bisa jadi hal ini karena Industri kelapa sawit mampu membuktikan peran dan sumbangsihnya bagi perekonomian Indonesia, khususnya dalam aspek peningkatan kesejahteraan dan pengurangan kemiskinan.  Bagaimana tidak, tak kurang dari 17 juta warga Indonesia, termasuk petani kecil, bergantung secara langsung maupun tidak langsung dari industri kelapa sawit.

Bagi Joko Supriyono, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa sawit Indonesia (Gapki), peran industri sawit tak hanya sebatas itu. Keberadaannya, baik perkebunan maupun pabrik kelapa sawit (PKS) telah menumbuhkan kantong-kantong perekonomian baru di daerah, serta menciptakan jutaan lapangan kerja baru. Devisa negara yang disumbangkan oleh ekspor minyak sawit berikut produk turunannya dalam beberapa tahun terakhir ini juga menunjukkan peningkatan yang signifikan.

"Bahkan, pada tahun 2017 nilai ekspor minyak sawit Indonesia menembus 22,97 miliar dolar AS atau meningkat 26% dibandingkan tahun 2016 yang hanya mencapai 18,22 miliar dolar AS," kata Joko.

Nilai ekspor minyak sawit tahun 2017 tersebut merupakan nilai tertinggi yang pernah dicapai sepanjang sejarah ekspor minyak sawit Indonesia.

Yang melegakan jika pada awal mulanya yakni sekitar permulaan tahun 1980-an, keberadaan kebun sawit praktis didominasi oleh perkebunan sawit milik BUMN dan perusahaan swasta maka saat ini kepemilikan kebun sawit rakyat maupun swasta hampir berimbang. Bahkan, luas  kebun sawit rakyat jauh melebihi luas kebun sawit BUMN.

Selengkapnya baca di Majalah HORTUS Archipelago edisi Februari 2018. Dapat diperoleh di toko buku Gramedia dan Gunung Agung terdekat.

Tinggalkan Pesan Anda

Kolom yang bertanda bintang wajib diisi.

KEMBALI KE ATAS
Info for bonus Review William Hill here.

iklan anda

Kanal Terkait

Departemen

Telusuri Kami

logo bawah

Alamat Redaksi & Usaha:
Gedung Graha BUN.
Jln Ciputat Raya No.7
Pondok Pinang, Jakarta Selatan
Telp.(021) 75916652 - 53
E-mail: majalah_hortus@yahoo.co.id